Asking for and Giving Directions


Dalam “Asking for and Giving Directions” biasanya didahului dengan greeting untuk menunjukkan sopan santun, seperti :

  1. Good Morning/Afternoon/Evening. (Selamat Pagi/Siang/Sore.)
  2. Excuse me, sir/Mr/Mrs. (Permisi..)
  3. Pardon, sir/Mr/Mrs. (Maaf..)
  4. May I ask you a minute, sir/mr/mrs? (Boleh saya bertanya sebentar?)
  5. Sorry for bothering you. (Maaf mengganggumu.)
  6. Excuse me, How do I get to the post offfice? (Permisi, Bagaimana saya bisa ke Kantor Pos)

 

Setelah itu dilanjutkan dengan pertanyaan menggunakan modals (can, could, will, would), seperti :

  1. Could you tell me, how to go to the park? (Bisakah kamu memberitahuku, bagaimana cara pergi ke taman?)
  2. Would you tell me the way to the market? (Maukah kamu memberitahuku jalan menuju pasar?)
  3. Could you help me please? I want to go to the bank nearby. (Bisakah kamu membantuku? Saya mau pergi ke Bank terdekat.)
  4. May i ask you the way to a fish shop in here? (Boleh saya bertanya jalan menuju toko ikan disini?)
  5. Can you give me the direction to go to the train station? (Bisakah anda menunjukkan arah menuju stasiun kereta?)
  6. How do i get to the Post Office? (Bagaimana saya bisa ke Kantor Pos)

 

Selain itu kita bisa menanyakan berapa lama perjalanannya, contohnya :

  1. Is it far from here? (Apakah jauh dari sini?)
  2. Is it a long way? (Apakah ini jauh?)
  3. How far is it to the Airport? (Seberapa jauh ke Bandara?)
  4. How close is it? (Seberapa dekat itu?)

 

Contoh kalimat “Giving Direction” (memberitahu arah) :

  1. Kalimat memberi arahan untuk “Go straight” (Jalan lurus) :
  2. Go straight at the junction. (Jalan lurus di persimpangan.)
  3. Go along the road. (Jalan terus.)
  4. Continue straight ahead for about 3 kilometres. (Terus lurus kedepan sampai 3 kilometer.)
  5. Keep going down this street. (Terus menyusuri jalan ini.)
  6. Take this road. (Ambil jalan ini.)
  7. Follow this street for 2 kilometres. (Ikuti jalur ini untuk 2 kilometer)
  8. Kalimat memberi arahan untuk “Turn” (belok) :
  9. Round the corner from the market. (Ditikungan dari pasar.)
  10. Turn left pass the bank. (Belok kiri melewati Bank.)
  11. Go right at the end of the road. (Belok kanan diakhir jalan ini.)
  12. You need to take a left at the next traffic lights. (Kamu hanya perlu belok kiri di lampu lalu lintas berikutnya.)
  13. Take a left when you come to the main street. (Belok kiri saat sudah di jalan utama.)
  14. Kalimat menggunakan “Prepositions Direction” (memberitahu arah) :
  15. On the left. (Di kiri.)
  16. Straight ahead of (Lurus di depan kamu.)
  17. Opposite the bus station. (Diseberang terminal bus.)
  18. Left around the corner next to the market. (Sebelah kiri disebelah pasar.)
  19. In the centre of the town. (Di pusat Kota.)
Baca juga :  Courtesies

 

Jika tidak tahu, kita bisa menjawab :

  1. I’m sorry (Aku minta maaf.)
  2. I am stranger here my self. (Saya orang asing disini.)
  3. Sorry, i’d never been here before. (Maaf, saya belum pernah kesini sebelumnya.)
  4. You could ask the bus driver. (Kamu harus bertanya dengan supir bus.)
  5. I’m sorry, I don’t know the way. (Maaf, saya tidak tau jalan.)
  6. Sorry, you’ll have to ask someone else. (Maaf, kamu harus bertanya dengan orang lain.)

 

Selain itu kita bisa memberikan peringatan, seperti :

  1. Stay in the right lane. (Tetap dijalur yang benar.)
  2. It’s a very busy road. (Jalanan sangat sibuk.)
  3. There might be construction. (Mungkin ada konstruksi.)
  4. There might still be road repairs and diversions. (Mungkin masih ada perbaikan atau pengalihan jalan.)

Untuk memperjelas biasnya kita bisa menambahkan “Landmarks” atau patokan agar orang yang bertanya mengerti. Kita bisa menambahkan Underpass, Flyover, Zebra Crossing, Junction, dan sebagainya.

Go digunakan untuk memberi petunjuk atau intruksi untuk jalan lurus. Contohnya adalah Go straight,  Go ahead and ask someone, Continue past the patrol station, Keep going on another station, Keep walking ahead, Follow this road until you get to the restaurant.

I’m sorry biasanya digunakan untuk permintaan maaf bila kita tidak tahu lokasi yang ditanyakan oleh lawan bicara. Kata “sorry” juga bisa digunakan untuk greeting contohnya, ”Sorry for bothering you, could you tell me how to go to the Hospital?”

Giving location biasanya dipakai untuk menunjukkan tempat, contohnya Behind the Hospital, Af the end of Abiyasa Street, Just around the corner.

 

 

CONVERSATION 1

Getting on a bus and bus route (Naik bus dan rute bus)

Tourist : ”Excuse me, I’m trying to get to Merdeka Street. Could you show me how to take a bus to get there?”

(“Permisi, saya ingin ke Jalan Merdeka. Bisakah kamu menunjukkanku bagaimana untuk mencapai ke sana menggunakan bis?”)

Baca juga :  Talking About Like And Dislike

Citizen : ”Get to the nearest bus stop before the crossroads and take the bus number 003, and you will see the route.”

(”Pergilah ke halte bis terdekat sebelum persimpangan jalan dan naik bus nomor 003, dan kamu akan melihat rutenya.”)

Tourist : “Which bus stop where I get off?”

(“Di halte mana saya harus turun?”)

Citizens : “Get off at a bus stop where you see a national museum.”

(“Turunlah di halte bis dimana kamu melihat Museum Nasional.”)

Tourist : “Thank you, sir!

(“Terima kasih!”)

Citizens : ”It doesn’t matter.”

(“Tidak masalah.”)

 

CONVERSATION 2

Getting going to the Heulang Park (Pergi ke Taman Heulang)

Mark : “May i ask you? I think I’m lost. Is this the way to the Heulang Park?”

(“Boleh saya bertanya? Sepertinya saya tersesat. Apakah ini jalan menuju Taman Heulang?”)

Johnny : “Oh, you’re going the wrong direction.”

(“Oh, kamu berada di jalan yang salah.”)

Mark :  “Really? How do i get there then?”

(“Benarkah? Bagaimana saya sampai disana?”)

Baca juga :  Making Request

Johnny : “Do you see the junctiom near the immigration office over there? Go straight and Heulang Park is next to SMKN 1 Bogor.”

(“Apakah kamu melihat persimpangan di dekat Kantor Imigrasi disana? Jalan lurus dan Taman Heulang berada di sebelah SMKN 1 Bogor.”)

Mark : “Great! Thank you for your help.”

(“Baik! Terima kasih atas bantuanmu.”)

Johnny : “You’re welcome.”

(“Sama-sama.”)

 

CONVERSATION 3

Getting going to the Museum (Pergi ke Museum)

Tourist : ”Could you help me, please? I’m going to the Old Town road.”

(“Bisakah kamu membantuku? Aku pergi ke Kota Tua.”)

Citizens : “Are you going to the Jakarta History Museum?”

(“Apakah kamu akan mengunjungi Museum Sejarah Jakarta?”)

Tourist : “Yes, is this the right way to get there?”

(“Ya, apakah ini jalan yang benar menuju kesana?”)

Citizens : “Yeah, You’re already halfway there.”

(“Ya, kamu sudah setengah jalan.”)

Tourist : “I got a map but this direction is confusing.”

(“Saya mempunyai peta namun arahnya membingungkan.”)

Citizens : “ You just have to go out of this train station, do you see the white building over there? There is the Old Town and the Jakarta History Museum is there, white building above it has a big bell.”

(“Kamu hanya perlu pergi dari stasiun ini, apakah kamu melihat bangunan putih disana? Itu adalah Kota Tua dan Museum Sejarah Jakarta ada disana, gedung putih diatasnya ada lonceng besar.”)

Tourist : “I see now, thank you!”

(“Aku melihatnya, terima kasih!)

Citizens : “You’re welcome, Have fun!”

(“Sama-sama, selamat bersenang-senang!”)


Referensi :

  1. (https://englishstudypage.com/speaking/asking-and-giving-direction-in-english/) Diakses pada hari Selasa, 26 Mei 2020 jam 16.30
  2. (https://7esl.com/asking-for-and-giving-directions/) Diakses pada hari Rabu, 27 Mei 2020 jam 18.30
  3. (https://www.english-at-home.com/phrases-for-giving-directions/) Diakses pada hari Jum’at, 29 Mei 2020 jam 20.45
  4. (https://www.easypacelearning.com/all-lessons/english-level-2/1289-asking-for-and-giving-directions-english-lesson) Diakses pada hari Jum’at, 29 Mei 2020 jam 20.50

 

        Scroll to Top