Talking About Illnesses and Unwell


Illness and Feeling Unwell, Penyakit dan Perasaan Tidak Enak Badan

Kata  (illness) digunkan untuk berbicara disaat kesehatan sedang buruk, atau merasa kurang sehat. Anda bisa menggunakan kata illness untuk berbicara tentang kondisi orang yang belum terdiagnosa penyakitnya. Ungkapan ‘fall ill’ atau ‘taken ill’ (jatuh sakit) digunakan untuk berbicara pada saat bada terasa kurang sehat secara tiba-tiba, atau menjelaskan jangka waktu saat anda merasa kurang sehat di waktu lampau

Sick salah satu kata yang sering digunakan dalam ungkapan ini, merupakan bentuk adjective atau kata sifat dalam bahasa inggris, arti dari sick sendiri yaitu sakit. Sakit yang dimaksud disini yaitu sakit karena suatu penyakit, baik ringan maupun berat. Berikut ini contohnya dalam bahasa inggris.

Example (contoh) :

– I am sick now, so I can not go to hospital. (Aku sakit sekarang, sehingga aku tidak bisa pergi ke rumah sakit)

– Are you sick ? (Apakah kamu sakit ?)

– I am sick so I need a medicine. (Aku sakit sehingga aku butuh sebuah obat)

If you are sick, the doctor will heal you. (Jika kamu sakit, dokter akan menyembuhkan mu)

What do you do if you are sick? (Apa yang kamu lakukan jika kamu sakit?)

He is sick now. (Dia sakit sekarang)

Are you sick now and need a doctor? (Apakah kamu sakit sekarang dan butuh seorang dokter?)

We are sick, so we ca not do the activity. (Kami sakit, sehingga kami tidak dapat melakukan aktifitas)

Are you sick now? (Apakah kamu sakit sekarang?)

example sentence:                                                                                                                                       

 – “I had to leave the meeting early, because I was taken ill.”    (“Saya harus meninggalkan pertemuan lebih awal, karena saya sedang sakit”)

– “I have missed a lot of classes recently because of illness.”   (“Saya telah melewatkan banyak kelas belakangan ini karena sakit”)

 

Cara paling sering dikatakan saat anda merasa sakit, yaitu:

  • I don’t feel very well (Saya merasa kurang sehat)
  • I feel sick (Saya merasa sakit)
  • I’m sick (Saya sakit)
  • I’m not feeling a hundred percent (Saya tidak merasa 100% (baik/dalam kondisi yang sempurna)
  • I’m not sleeping very well at the moment (Saya tidak tidur dengan baik saat ini)
  • My neck is killing me today! (Leher ku sakit sekali hari ini!)
  • I have a cold (Saya sedang flu)
  • My son has a fever today (Anak (laki laki) saya sedang demam hari ini)

Untuk memberikan kesan penegasan, anda bisa mengatakan:  I feel terrible today.

 

Pain (Rasa Sakit)

Perasaan di dalam tubuh saat anda terluka atau saat anda kurang sehat, sakit:

  • Suddenly she felt a sharp pain in her neck, shoulder, wrist, arm, leg, stomach. (Tiba-tiba dia merasakan sangat sakit di leher, pundak, pinggang, lengan, kaki, perut.)
  • Take an aspirin to relieve the pain. (Minum aspirin untuk meredakan rasa sakit)

 

 Ill (Kurang Sehat)

Menderita kesakitan atau penyakit: tidak merasa sehat: sakit :

  • My elder sister is seriously ill in St John’s hospital. (Kakak perempuanku sedang sakit serius di rumah sakit St John’s)
  • The children started to feel ill an hour after the meal. (Anak-anak mulai merasa sakit dalam satu jam setelah makan)
Baca juga :  Personal information

 

Ache (Sakit)

Rasa sakit yang terus menerus. gunakan kata ache (sakit) untuk kepala, perut, dan gigi :

  • I’ve got a headache (Saya sedang sakit kepala)
  • I’ve got a stomach ache (or stomachache) (Saya sedang sakit perut)
  • I’ve got a pain in my fingers (Jari saya sakit)

 

Catatan : Bagian lain dari tubuh anda yang mana bisa anda gabungkan dengan “ache” (sakit) : sakit gigi, sakit perut, dan sakit punggung.

Untuk seluruh bagian tubuh yang lain, katakan “I’ve got pain in…” (saya merasa sakit di…)

 

Sore (Nyeri)

sakit yang oleh infeksi atau otot yang terlalu sering digerakkan. Kata nyeri (sore) lebih sering digunakan untuk leher, punggung, tenggorokan, dan otot.

  • I’ve got a really sore back today (Saya merasa sangat nyeri punggung hari ini)
  • I’ve got such a sore throat (Saya sedang nyeri tenggorokan)

 

Sick (Sakit)

Sakit secara fisik atau mental; ingin muntah (vomit) :

  • I feel very sick, I don’t think I can work today. (Saya merasa sangat sakit, saya sepertinya tidak bisa bekerja hari ini)
  • Be careful with the cake, too much of it can make you sick. (Hati-hati dengan kue nya, makan terlalu banyak kue bisa membuatmu sakit)

 

Illness (Penyakit)

The state of being physically or mentally ill (Dalam keadaan sakit secara mental dan fisik ) :

  • Our secretary missed a lot of work through illness last month. (Sekretaris kami melewatkan banyak waktu kerja selama sakit bulan lalu.)
  • Flu can be a serious illness if you aren’t careful enough. (Flu bisa menjadi penyakit serius jika kamu tidak berhati-hati.)

 

Disease (Penyakit)

Penyakit yang serius, sering disebabkan oleh infeksi :

  • Peter’s uncle suffers from a rare blood disease. (Paman Peter menderita/sakit oleh penyakit darah yang langka)
  • A fatty diet increases the risk of heart disease. (Diet berlemak meningkatkan resiko penyakit jantung)
  • The government is planning further health measures to prevent the spread of disease (Pemerintah merencanakan langkah kesehatan lebih lanjut untuk mencegah penyebaran penyakit)

 

Anda bisa menggunakan kata kerja “feel” (merasa/merasakan) di kalimat present simple (bentuk sekarang) dan present continous (kejadian sekarang yang masih berlanjut) untuk berbicara tentang kesehatan anda saat ini. Present continous memberikan kesan yang sementara, tetapi tidak ada banyak perbedaan diantara dua bentuk kalimat tersebut dalam artinya.

Contoh : “I don’t feel very well” = “I’m not feeling very well.” (“Saya tidak merasa sehat” = “Saya tidak merasa sehat”)

 

Mild illness (Penyakit Ringan)

With most mild illnesses, we use “a” as an article: . However, we say “flu” or 

Dengan kebanyakan penyakit ringan, kami menggunakan “a” sebagai artikel : a cold, a cough, a stomach bug.

Namun, kami mengatakan “the flu”: “He’s got flu” / “He’s got the flu”.

  • I’ve got a slight headache (Saya merasa sedikit sakit kepala)
  • I feel a bit under the weather (Saya merasa tidak enak badan)
  • I think I’ve got a bit of a temperature (Saya pikir saya sedikit demam)
  • I’ve got a nagging pain in my shoulder (nagging = a pain that won’t go away) (Saya merasa sakit yang sulit hilang di bagian pundak ( nagging = rasa sakit yang sulit hilang)
Baca juga :  Apologizing (Permintaan maaf)

 

With serious illnesses, we generally don’t use an article at all. (Untuk penyakit serius, umumnya kami tidak menggunakan artikel sama sekali)

Contoh: “She’s got cancer”, “He picked up Hepatitis”, “Thousands of people used to die from cholera / typhoid”. (“Dia sakit kanker”, “Dia menderita Hepatitis”, “Seribu orang bisa meninggal karena kolera atau typus”)

 

Sickness (Penyakit)

Jika sick merupakan bentuk adjective atau kata sifat dalam bahasa inggris, maka sickness merupakan bentuk noun atau kata benda, arti dari sickness sendiri yaitu penyakit.

Contoh :

  • I don’t like this sickness. (Aku tidak suka penyakit ini.)
  • Will you heal your sickness?  (Akankah kamu menyembuhkan penyakit mu?)
  • I am afraid with this sickness. (Aku takut dengan penyakit ini.)
  • I need medicine for this sickness. (Aku butuh obat untuk penyakit ini.)
  • Do you have a sickness?  (Apakah kamu punya penyakit?)

 

Terkadang Anda tidak merasa sangat baik, tetapi Anda tidak benar-benar sakit. Berikut adalah beberapa ekspresi umum yang dapat Anda gunakan untuk menggambarkan “sakit ” yang umum dan beberapa tanggapan “simpatik” yang berguna.

General aches and pains

  • I feel a bit under the weather.” (maksudnya adalah suhu tubuh saya masih belum normal / beradaptasi)
  • I’m not feeling very well.” / “I don’t feel very well.” (Saya merasa tidak enak badan.)
  • I’m not feeling a hundred percent.” (Saya tidak merasa seratus persen, maksudnya adalah saya tidak merasa sepenuhnya sembuh)
  • I think I’m going down with a cold. I’ve got a sore throat.” (Saya pikir, saya akan masuk angin (flu), saya sakit tenggorokan)
  • I’ve got a slight headache.” (Saya sedikit sakit kepala)

 

Respon simpati (Sympathetic responses) :

  • I’m sorry to hear that.” (Saya turut berduka)
  • Actually, you don’t look very well.” (Sebenarnya, kamu tidak terlihat baik)
  • You look a little pale.” (Kamu kelihatan sedikit pucat)
  • Maybe you should go home and get some rest.” (Sepertinya kamu harus pulang dan istirahat)
  • Why don’t you go home and have a lie-down.” (Kenapa kamu tidak pulang dan istirahat sejenak)
  • “Is there anything I can do?” (Apakah ada yang bisa saya lakukan?)

 

Note

With most mild illnesses, we use “a” as an article: a cold, a cough, a stomach bug.

However, we say “flu” or “the flu”: “He’s got flu” / “He’s got the flu”.

Dengan penyakit yang paling ringan, kami menggunakan “a” sebagai artikel: pilek, batuk, penyakit perut.

Namun, untuk flu  “flu” or “the flu”: “He’s got flu” / “He’s got the flu”. (“dia terserang flu”)

 

The most common ways to ask about someone’s health are:

Yang paling sering di gunakan untuk menanyakan kesehatan seseorang adalah :

  • How do you feel (today)? (Bagaimana yang kamu rasakan (sekarang)?, Maksudnya adalah Apa yang kamu rasakan saat ini)
  • How are you feeling? (Bagaimana perasaan mu?, Arti dalam kalimat berikut sama persis arti nya dengan kalimat yang sebelumnya)
  • Is everything okay? (Apakah semuanya baik baik saja?)

 

They will most likely respond:

Mereka akan sering merespon dengan :

  • I’m fine. (Aku baik)
  • I feel sick. (Saya sakit)
  • Not so good. (Tidak baik)
  • Not very well. (Tidak terlalu baik)
  • I don’t feel well. (Saya merasa tidak baik / tidak sehat)
  • I’m sick. (Saya sakit)
Baca juga :  Making Request

 

When you see (or hear) that they are not well, then you can ask:

  • Ketika kamu melihat (atau mendengar) bahwa mereka sedang tidak baik / tidak sehat, lalu kamu bisa bertanya :
  • What’s the matter? (Apa ada masalah?)
  • What’s wrong? (Ada apa/apa ada yang salah?)

 

If the person wants to say what is wrong, they may give the reason they feel that way:

Jika seseorang ingin mengatakan masalahnya, mereka akan memberi alasan apa yang mereka rasakan.

  • I have … (+ health condition) (Saya punya … (+ Kondisi kesehatan)
  • I’ve got … (+ health condition) (Saya dapat … (+ Kondisi kesehatan)
  • I have a headache (saya punya penyakit sakit kepala)

 

Symptoms (Gejala)

When you see the doctor he (or she) might ask you ‘ or ‘What’s the problem?’  A more specialized question is ‘What are your symptoms?’ Symptoms are any feelings of illness or discomfort which are caused by a health problem. E.g. If you had the flu (influenza) your symptoms would be a fever, a runny nose and I have been coughing.

Ketika kamu ke dokter, dia akan bertanya‘ What’s wrong? (‘Ada apa?’) atau What’s the problem?’  (‘Apa masalahnya?’) pertanyaan yang sering keluar adalah ‘What are your symptoms?’ (‘Apa gejalanya?’) Gejala adalah suatu keadaan sakit atau merasa tidak nyaman yang di karenakan karena masalah kesehatan. Jika kamu Flu, gejalamu pasti akan Demam, pilek, dan pasti akan batuk.

Dokter juga pasti akan menanyakan When did the symptoms start? (‘‘Dari kapan gejala itu muncul?’)

 

Explaining your problem (Menjelaskan apa masalahmu / penyakitnya)

Berikut adalah contoh dua bentuk kalimat yang biasa digunakan untuk membicarakan masalah kesehatan :

  • ‘I have been coughing a lot these days / recently / for the last few days / since yesterday.’ (PRESENT PERFECT CONTINUOUS) (Saya sering batuk akhir akhir ini / terakhir / baru baru ini / semenjak kemarin.)
  • ‘I have a cough.’ (PRESENT SIMPLE) (Saya batuk)

Kedua kalimat itu bisa digunakan untuk menjelaskan tentang masalah kesehatan.

  • ‘I have been sneezing.’ (Saya bersin)
  • ‘My head has been hurting.’ (Kepala saya sakit/pening/pusing)
  • ‘I have been having headaches.’ (Saya punya sakit kepala)
  • ‘I have been feeling tired.’ (Saya sudah merasa lelah)
  • ‘I haven’t been sleeping well.’ (Saya tidak tidur nyenyak)

 

Kalimat sederhana sekarang digunakan untuk fokus pada situasi saat ini. Adalah lebih umum untuk menggunakan present simple daripada present continuous ketika kita menemui dokter: ‘My head hurts’ lebih umum daripada ‘My head is hurting’. 

Kita juga bisa menggunakan :

  • ‘I have + noun’
  • ‘I have a bad back’
  • ‘I have a sore throat.’
  • ‘I have a fever.’
  • ‘I feel + adjective’
  • ‘I feel dizzy.’
  • ‘I feel under the weather.’
  • ‘I feel rundown.’

Referensi :

  • https://www.ecenglish.com/learnenglish/lessons/how-talk-about-health-problems )) Diakses di jam 14.20 Kamis, 28 Mei 2020
  • https://www.ilmubahasainggris.com/sick-vs-sickness-dalam-bahasa-inggris-beserta-contoh-kalimat )) Diakses di jam 14.45 Kamis, 28 Mei 2020
  • https://www.google.com/amp/s/www.english-at-home.com/speaking/how-to-talk-about-illness/ )) Diakses di jam 15.00 Kamis, 28 Mei 2020

 

Scroll to Top