To Be

 

To be, mempunyai arti ada, digunakan sebagai penghubung dan berfungsi sebagai predikat . Predikat suatu kalimat dapat terdiri dari :

  1. Kata sifat (Adjective)
  2. Kata benda (Noun)
  3. Kata Keterangan (Adverb)

 

To be dipakai untuk menghubungkan subject dan predikat, to be dapat berubah sesuai dengan subject, Contoh penggunaan to be :

 

Subject To be Predicate
I am a teacher
We are at school
You are Happy
They are football player
He Is doctor
She Is a student
It Is A pen
Fabyan is Clever student

 

Untuk lebih jelasnya marilah kita gunakan dalam bentuk kalimat, tetapi sebelumnya kita harus mengetahui terlebih dahulu bentuk-bentuk  kalimat yang terdiri dari :

  1. Affirmative sentence

Kalimat positif atau berita, tandanya (+)

  1. Negative sentence

Kalimat negative atau menyangkal, tandanya (-)

Untuk kalimat negative, kita tambah not sesudah to be, contoh :

  • I am not a teacher
  • We are not (aren’t) at home
  • She is not (isn’t) a student

 

  1. Kalimat interrogative Sentence

Untuk interrogative,  to be kita letakkan sebelum subject.

  • Are you happy ?
  • Is he doctor ?

 

  1. Kalimat Negative interrogative Sentence

Untuk negative interrogative, to be yang di tambah dengan not diletakkan di depan.

  • Isn’t he a doctor ?
  • Aren’t they Football player ?

 

  1. Kalimat Imperative sentence

Sedangkan dalam kalimat imperative to be tidak berubah dan be di letakkan di awal kalimat.

  • Be careful, please !

Kata please bisa diletakkan di depan atau dibelakang kalimat.


 

Baca juga :  Verb

 

Scroll to Top